Faktualpost.com – Memasuki hari ke dua, pelatihan berbasis kompetensi mengolah makanan higienis yang digelar oleh Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo untuk tenaga relawan CV Dapur Bagrah Dewi di Proppo, Kabupaten Pamekasan, berlangsung sukses, Selasa (25/11/2025).
Pasalnya, peserta dinilai cukup baik dalam menghasilkan karya masakan yang higienis, menarik, lezat dan bergizi. Hal ini semakin mematangkan langkah CV Dapur Bagrah Dewi dibawah naungan Yayasan Solusi Bangun Bangsa (YSBB) untuk persiapan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Instruktur Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo, Ismi Fitriatin mengatakan, motivasi peserta dalam mempelajari materi cukup tinggi. Sehingga, teori yang disampaikan dapat mudah diimplementasikan sesuai harapan.
Selama kegiatan berlangsung, kata Ismi, peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka tidak hanya mendengarkan paparan materi, tetapi juga terlibat aktif dalam sesi tanya jawab dan demonstrasi langsung.
Dalam praktiknya, peserta dipacu dengan keterampilan mengelola bahan pangan dengan benar, serta menjaga higienitas diri saat menyiapkan makanan bagi anak-anak penerima manfaat.
“Selama praktik, peserta sangat menjaga higienitas dan kebersihan dari makanan yang mereka olah, mulai dari persiapan, mengupas bahan, penyucian, pemotongan, hingga proses pemasakan. Alhamdulillah mereka semangat, gercep dan tanggap dalam menyiapkan, mengambil, dan menata,” ujar Ismi Fitriatin.
Owner CV Dapur Bagrah Dewi, sekaligus Korwil Yayasan Solusi Bangun Bangsa (YSBB) Jawa Timur, Normidian Budi Yanto mengungkapkan, bahwa keberhasilan kegiatan ini tak lepas dari dukungan dan support Kepala Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Ditjen Binalavotas) Kemnaker RI, Bapak Agung Nur Rohmad.
“Berkat dukungan dan support dari Kepala Ditjen Binalavotas Bapak Agung Nur Rohmad, seluruh dapur-dapur di Indonesia yang dibawah naungan YSBB yang menggelar pelatihan bersertifikat ini berjalan cepat dan maksimal,” ungkap Budianto.
Melalui pelatihan ini, Budi berharap para tenaga relawan dapur MBG dibawah Naungan YSBB memiliki bekal pengetahuan untuk menjamin keamanan pangan. Dengan demikian, program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bermanfaat dari sisi gizi, tetapi juga memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan bagi penerima manfaat.
Sebagai informasi, pelatihan digelar secara intensif selama empat hari, yakni sedari tanggal 24 hingga 27 November 2025. Nantinya, para peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh sertifikat resmi dari Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo, Kemnaker RI.












