Tingkatkan Kualitas MBG, Relawan CV Dapur Bagrah Dewi Dilatih Kemnaker

Faktualpost.com Dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor penyedia makanan bergizi, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kemnaker RI mengambil langkah nyata dengan membuka pelatihan berbasis kompetensi mengolah makanan higienis bagi tenaga relawan CV Dapur Bagrah Dewi, di Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Senin (24/11/2025).

Dalam pelatihannya, CV Dapur Bagrah Dewi yang berdiri dibawah naungan Yayasan Solusi Bangun Bangsa (YSBB) ini menghadirkan langsung Instruktur BPVP Sidoarjo serta chef profesional guna menerapkan standard operating procedure (SOP) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Saya ucapkan terimakasih yang tiada batasnya, berkat dukungan dan support dari Kepala Ditjen Binalavotas Bapak Agung Nur Rohmad, seluruh dapur-dapur di Indonesia dibawah naungan YSBB yang menggelar pelatihan bersertifikat ini berjalan cepat dan maksimal,” ujar Normidian Budi Yanto selaku owner CV Dapur Bagrah Dewi, sekaligus Korwil Yayasan Solusi Bangun Bangsa (YSBB) Jawa Timur.

Baca Juga :  Listrik Desa Buka Jalan Digitalisasi bagi Ratusan Siswa di 82 Sekolah Mamasa Sulbar

Normidian Budi Yanto lanjut menuturkan, para tenaga relawan dapur yang mengikuti pelatihan bersertifikat ini akan digembleng dengan berbagai macam materi selama empat hari penuh.

“Pelatihan digelar empat hari. Nanti instruktur akan memberikan mereka ilmu bagaimana cara mengolah makanan supaya higienis, tampilannya menarik, rasanya enak dan yang pasti bergizi. Sehingga disenangi oleh anak-anak,” terangnya.

Selain itu, kata Budi, pelatihan juga bertujuan untuk menekan kesalahan dalam membuat makanan, termasuk meminimalisir makanan rusak yang memicu keracunan.

“Pengolahan MBG ini tidak boleh dilakukan serampangan atau asal jadi. Wajib higienis, wajib sehat, dan sesuai dengan ketentuan,” tegas Budi.

Baca Juga :  SIGMA Desak Kejagung Segera Tetapkan Para Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Chromebook

Di tempat yang sama, Instruktur BPVP Sidoarjo, Ninik Purwanti, mengatakan bahwa dalam pelatihan para peserta dibekali materi tentang higiene, sanitasi, pemotongan makanan, cara memasak dengan benar, pembersihan peralatan, serta ilmu tentang standar keamanan makanan bergizi.

“Pelatihan ini bukan hanya soal cara memasak, tapi bagaimana menjaga kualitas makanan sejak dari bahan baku, proses pengolahan hingga penyajian. Semua harus sesuai standar agar benar-benar aman dan bergizi,” jelasnya.

Ninik Purwanti berharap, setelah pelatihan para relawan bisa bekerja di dapur MBG sesuai dengan SOP yang ditentukan pemerintah.

“Semoga CV Dapur Bagrah Dewi segera beroperasi agar para relawan bisa secepatnya dapat bekerja di dapur MBG ini,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *