Faktualpost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan merotasi dan mengisi sejumlah jabatan administrator serta pengawas di lingkungan pemerintahan daerah.
Sebanyak 103 aparatur sipil negara (ASN) dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Jumat (18/9/2026).
Rotasi tersebut menyasar sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari perangkat daerah teknis hingga pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Sejumlah pejabat ditempatkan pada posisi baru, di antaranya sekretaris perangkat daerah, kepala bidang, kepala bagian, kepala seksi, kepala subbagian hingga lurah.
Tak hanya pengisian jabatan, kebijakan tersebut juga mencakup rotasi lintas OPD. Salah satunya Firman Wahjudy yang sebelumnya menjabat Sekretaris Satpol PP dan Pemadam Kebakaran kini dipercaya mengemban tugas sebagai Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pamekasan.
Pergeseran pejabat juga terjadi di sejumlah OPD lain, seperti Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan serta Dinas Sosial.
Sementara di tingkat kewilayahan, sejumlah jabatan di kecamatan dan kelurahan turut mengalami perubahan, termasuk posisi sekretaris kecamatan, kepala seksi hingga lurah.
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menegaskan, rotasi tersebut tidak boleh hanya dimaknai sebagai perpindahan jabatan. Menurutnya, perubahan komposisi pejabat harus berujung pada peningkatan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Rotasi dan pengisian jabatan ini bukan sekadar perpindahan posisi dalam struktur pemerintahan, tapi merupakan bentuk upaya penyegaran organisasi,” kata Kholilurrahman.
Ia berharap pejabat yang mendapat amanah baru mampu membawa perubahan positif di lingkungan kerja masing-masing. Terutama dalam memperkuat pelayanan publik dan memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih efektif.
“Perubahan komposisi pejabat harus memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta efektivitas penyelenggaraan pemerintahan,” tegasnya.
Kholilurrahman juga meminta seluruh pejabat yang baru dilantik memahami tugas dan fungsi masing-masing serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, penyegaran birokrasi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas kerja agar roda pemerintahan di setiap OPD dapat berjalan optimal.
“Selain upaya penyegaran organisasi, juga menekankan pentingnya pelayanan publik dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta peningkatan efektivitas kerja, memastikan roda pemerintahan berjalan dengan baik,” ungkapnya.
“Oleh karena itu, kami menekankan kepada para pejabat yang baru dilantik agar memiliki tanggung jawab untuk menjalankan amanah sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” pungkasnya.
Pelantikan 103 ASN tersebut menambah rangkaian penataan birokrasi yang dilakukan Pemkab Pamekasan sepanjang 2026.
Sebelumnya, Pemkab Pamekasan juga melantik 85 pejabat di Pendopo Agung Ronggosukowati pada 31 Juli 2026. Pelantikan tersebut mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas sebagai bagian dari penyegaran organisasi pemerintahan.












