SPPG Pademawu Barat Buka Suara Soal Video Viral Pisang, Sebut Gunakan Cavendish Berkualitas

Faktualpost.com Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pademawu Barat, Kabupaten Pamekasan, angkat bicara menyusul beredarnya video di media sosial yang menampilkan sebuah pisang dan dikaitkan dengan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pihak SPPG menegaskan bahwa buah yang terlihat dalam video tersebut bukan berasal dari paket makanan yang mereka salurkan, Kamis (23/7/2026).

Kepala SPPG Pademawu Barat, NH, mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran terhadap informasi yang beredar. Dari hasil pengecekan, terdapat perbedaan antara pisang yang digunakan dalam menu MBG dengan pisang yang muncul dalam video viral.

Ia menjelaskan, pada distribusi MBG yang dilaksanakan Selasa (21/7/2026), SPPG Pademawu Barat menyediakan pisang jenis Cavendish. Seluruh buah yang akan dibagikan kepada penerima manfaat terlebih dahulu melewati proses pemeriksaan kualitas sebelum dikirim.

Baca Juga :  Bakesbangpol Sumenep Lakukan Pembinaan dan Pemberdayaan Ormas di Kecamatan Manding

“Jenis pisang yang kami distribusikan adalah Cavendish. Sementara yang terlihat dalam video memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu kami memastikan buah tersebut bukan berasal dari SPPG Pademawu Barat,” kata NH.

Menurutnya, proses distribusi pada hari itu juga berlangsung bersamaan dengan kegiatan Posyandu di Desa Pademawu Barat dan Desa Bunder. Penyaluran menu MBG dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh kader Posyandu serta masyarakat yang hadir.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh salah seorang kader Posyandu berinisial TA. Ia mengaku menerima menu MBG lengkap dengan pisang yang kondisinya masih segar, layak dikonsumsi, dan merupakan jenis Cavendish.

Baca Juga :  BINUS University Bekasi Gelar Research Roadmap Session Living Lab Greening Corridors Indonesia–Netherlands

“Buah yang kami terima dalam kondisi baik, segar, dan memang jenis Cavendish,” ujarnya.

SPPG Pademawu Barat menegaskan akan terus menjalankan standar operasional dalam penyediaan dan pendistribusian menu MBG guna memastikan mutu serta keamanan pangan tetap terjaga. Di sisi lain, masyarakat diminta lebih bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial dengan melakukan verifikasi sebelum mempercayai ataupun menyebarkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *